Mitra, Multiverum.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Keputusan penting ini diambil secara aklamasi dalam Rapat Paripurna yang dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli di Soekarno Legislative Hall Mitra Rabu, (23/09-2026), dalam Rapat Paripurna yang dipimpin l oleh Ketua DPRD Mitra, Chris Rumansi, SP, M.Si, didampingi Wakil Ketua Katrien Mokodaser, SE.

Suasana penuh sinergi terlihat saat empat fraksi di DPRD secara bulat menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda P-APBD 2026 untuk disahkan dalam penyampaian Pendapat Akhir Fraksi.

Tidak hanya menetapkan P-APBD 2026, momentum strategis ini dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat Pertama atas Ranperda APBD Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun Anggaran 2027.

Diketahui, Seluruh fraksi DPRD kembali menunjukkan sikap politik yang solid dengan menerima secara aklamasi rancangan anggaran tahun depan tersebut untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menyampaikan rasa syukur serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota legislatif atas komitmen, kerja keras, dan kritik konstruktif selama proses pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Proses perubahan APBD ini dilaksanakan dengan prinsip yang transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta berpihak sepenuhnya pada pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujarnya.

Lanjutnya, P-APBD 2026 merupakan langkah penyesuaian yang realistis dan responsif terhadap perkembangan ekonomi serta regulasi pusat. Pemerintah daerah berkomitmen memaksimalkan efisiensi belanja dan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi memastikan program-program prioritas di sisa tahun anggaran ini berjalan optimal.

“Terkait pengantar APBD TA 2027, Bupati Ronald Kandoli menjelaskan bahwa perencanaan anggaran tahun depan akan bertumpu pada asas efisiensi dan orientasi pada hasil (value for money) guna menghadapi tantangan keterbatasan ruang fiskal.
Kebijakan belanja pada APBD 2027 diarahkan pada akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. Fokus utama kita meliputi optimalisasi sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang menjadi urat nadi perekonomian, perluasan akses UMKM, peningkatan infrastruktur wilayah, serta penguatan sektor pendidikan dan layanan kesehatan,” urai Bupati.

Diketahui, agenda krusial bagi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Minahasa Tenggara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, serta para Camat se-Kabupaten Minahasa Tenggara.(nox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *