Talaud, Multiverum.com – bersua dengan salah satu aparat penegak hukum ini memang menarik, saat diajak berdialog soal pemahaman hukum.
Bahkan, pria yang sejak tahun kemarin dipercayakan sebagai Kasi Intel Kejari Talaud ini sering meluangkan waktu untuk memberi edukasi kepada masyarakat soal kesadaran hukum.
Kepada sejumlah media, Samuel Naibaho SH MH yang sejak 2022 bertugas di Kejari NTT ini sering aktif tampil menjadi narasumber diberbagai kegiatan kepada masyarakat termasuk para siswa siswi lewat program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) maupun dialog interaktif “Jaksa Menyapa”.
Menurut pria kelahiran 1992 ini, peran kejaksaan tak hanya sebagai eksekutor sebagai penindak hukum, namun yang terpenting adalah bagaimana caranya mengedukasi dan memberi pemahaman kepada masyarakat soal pencegahan dan penerangan hukum itu sendiri.
“Saya sering turun memberi edukasi hukum soal pengawasan dana desa, kenakalan remaja, bahaya laten narkoba hingga penerangan sola penanganan dan pencegahan tindakan yang melawan hukum bagi aparat pemerintahan, masyarakat hingga para siswa di sekolah,” ungkapnya.
Dijelaskannya, memberi pemahaman dan edukasi soal hukum sejak dini ke masyarakat luas sangat penting dan menjadi tugas utama kami sebagai penegak hukum. Kesadaran hukum tak hanya sekadar bentuk ketaatan karena takut akan sanksi atau hukuman semata. Lebih dari itu, kesadaran hukum adalah fondasi utama terciptanya ketenteraman, ketertiban, dan keadilan di dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sebagai lembaga penegak hukum, Kami berkewajiban dan memiliki tugas tidak hanya melakukan penuntutan, tetapi juga berkewajiban hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, penerangan, dan penyuluhan hukum. Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen Penegakan Hukum Humanis. Kami ingin masyarakat lebih memahami hak dan kewajibannya di hadapan hukum, serta mampu membedakan antara perbuatan yang melanggar hukum dan yang tidak,” urai jaksa yang dikenal tegas saat menangani sejumlah Kepala Desa di Talaud yang terseret kasus soal penanganan Dana Desa.(nox)