Manado, Multiverum.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Besar (DPB) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Waraney Puser In’Tana Toar Lumimuut (WPITL) Sulawesi Utara, John F. S. Pandeirot, menyampaikan apresiasi terbuka atas capaian satu tahun kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.

Menurut John Pandeirot, meski dalam perjalanannya diwarnai dinamika dan tantangan yang tidak mudah, duet Yulius-Victor telah menunjukkan referensi awal yang sangat positif melalui berbagai kebijakan publik yang menyentuh akar rumput.

“Satu tahun ini ibarat mengarungi samudera, ada badai dan goyangan ombak, namun nakhoda kita mampu menjaga kapal tetap pada rute ‘Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan’. Kami melihat ada komitmen kuat untuk merangkul seluruh elemen masyarakat demi persatuan daerah,” ujar John Pandeirot, Kamis (05/03-2026).

Menurutnya, hal yang patut disorot adalah keberhasilan di bidang Pendidikan sebagai salah satu tonggak prestasi. Penghargaan sebagai salah satu provinsi terbaik dalam Pemanfaatan Data Pendidikan tahun 2025 dari Kemendikdasmen, serta inovasi aplikasi seperti SIPANDAI dan SIPGTK, membuktikan bahwa digitalisasi layanan bukan sekadar wacana.

“Di sektor Kesehatan, John memberikan jempol atas raihan UHC Awards 2026.
Lebih dari 98% masyarakat Sulut kini terjamin oleh Program JKN. Kepastian layanan kesehatan bagi masyarakat kelas bawah kini lebih nyata dan inklusif. Dari kacamata organisasi kemasyarakatan, kami menilai proyek infrastruktur yang dicanangkan sangat visioner, terutama,
Jalan Manado Outer Ring Road III dan Jembatan Bitung – Lembeh yang akan memacu konektivitas ekonomi, Bundaran KEK Likupang untuk percepatan pariwisata,” urainya.

Lanjutnya, kami juga mengapresiasi revitalisasi objek wisata seperti Bukit Kasih Kanonang dan Sumaru Endo Remboken yang kini tampil dengan wajah baru, serta terobosan jalur penerbangan langsung Taiwan – Manado yang menjadi angin segar bagi ekonomi kreatif.

“Keberpihakan pada Petani dan Nelayan
Di sektor primer, LSM WPITL melihat adanya sinergi yang baik dalam penyaluran subsidi, Alsintan, serta akses modal melalui KUR dan Ultra Mikro, merupakan upaya Gubernur Yulius melakukan ‘jemput bola’ anggaran pusat (APBN) dinilai sebagai lobi efektif yang sangat menguntungkan daerah,” terangnya.

Diakhir penilaiannya, LSM WPITL menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari profesionalisme birokrasi di bawah komando Yulius-Victor.

“Meskipun masih di usia pemerintahan yang seumur jagung, komitmen teguh untuk membangun Sulut di semua dimensi sudah terlihat jelas. Kami di WPITL akan terus mendukung setiap kebijakan yang berpihak pada rakyat, sembari tetap kritis mengawal jalannya pembangunan agar tetap berkelanjutan,” pungkas tokoh vokal Sulut tersebut.(nox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *