Mitra, Multiverum.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna pembicaraan tingkat kedua yang digelar di Soekarno Legislative Hall, pada Senin (13/07-2026), dalam Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mitra, Chris S. Rumansi, SP, M.Si, dan dihadiri oleh Bupati Mitra, Ronald Kandoli, bersama jajaran.

Dalam rapat tersebut, empat fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara secara aklamasi menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025. Proses ini kemudian ditandai dengan penandatanganan keputusan DPRD serta berita acara persetujuan bersama antara Bupati dan Pimpinan DPRD Mitra.

Bupati Mitra, Ronald Kandoli dalam sambutannya menjelaskan, sidang paripurna ini merupakan puncak dari proses pengawasan, akuntabilitas, dan transparansi yang dinamis antara eksekutif dan legislatif. Sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 12 Tahun 2019, kepala daerah wajib menyampaikan laporan ini untuk mendapatkan persetujuan bersama.

” Kami sampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan anggota dewan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD yang bekerja maraton, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta seluruh kepala Perangkat Daerah yang kooperatif selama pembahasan. Kami memastikan bahwa seluruh laporan keuangan yang disajikan telah melewati audit ketat oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara, termasuk Segala koreksi, pergeseran pos anggaran, hingga perhitungan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dipastikan telah sinkron dan patuh standar akuntansi pemerintahan,” urainya.

Lanjutnya, kami mengajak legislatif dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan, mempererat silaturahmi, dan menyatukan visi.

“Kami optimis sinergitas yang harmonis antara eksekutif dan legislatif akan mampu membawa Kabupaten Minahasa Tenggara menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” terangnya.(nox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *