Tomohon, Multiverum.com – Ketua Umum Tim Panitia Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF), Levita Ginting Supit mengungkapkan kabar terbaru soal pelaksanaan Iven internasional yang tinggal dua hari lagi.
Menurutnya, animo peserta, pengunjung termasuk wisatawan dan para pengusaha UMKM sangat berjubel dan ingin ikut memberikan kontribusi soal pelaksanaan kegiatan TIFF 2026 nanti. Untuk saat ini dari data yang sudah kami tetapkan setelah melonjaknya animo peserta, untuk jumlah float yang akan tampil sebanyak 36 kendaraan, untuk kegiatan Tomohon Festival (TomFest) sudah ada 86 pengusaha UMKM yang tengah menunggu antrian dari 20 tempat yang disediakan dan 350 seat berbayar untuk nonton ToF atau parade bunga terjual habis.
“Tentu hal ini sangat bagus dan merupakan anugerah Tuhan Yesus bagi kota Tomohon lewat tim panitia dan pemerintah kota yang sudah berjuang keras sedari awal. Ini kali pertama TIFF sejak awal dilaksanakan peserta kendaraan hias naik dengan jumlah besar menjadi 36 Peserta, beda dengan biasanya hanya 25 peserta. Selain itu, masih banyak pihak dari Jakarta dan negara luar yang masih menghubungi Tim Panitia soal tempat duduk berbayar, namun sudah terjual ludes,” ungkapnya dalam konferensi pers di Gedung Michi No Eki Pakewa, saat didampingi Kadis Kominfo, Novi Politon, Kaban BPKSDM, Jhon Sonny Liuw dan Sekdis Pertanian, Michael Joseph.
Soal pelaksanaan TIFF jelas Levita, sudah 90 persen siap. Sedangkan 10 persennya tinggal finishing saja. Soal pengamanan dari pihak Polda melalui Kapolda Sulut sudah memastikan kesiapannya dan Gubernur Sulut, Pak YSK pun ikut ambil bagian untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan TIFF 2026.
“Dalam hal ini juga para investor dan duta besar dari 13 negara sudah mulai berdatangan. Besok, dipastikan sebagai besar sudah hadir untuk menghadiri pembukaan TIFF 2026. Kami pastikan nanti mulai tanggal 7 Hingga 12 Agustus, kota Tomohon akan sangat bergairah dan membludak dihadiri para wisatawan lokal dan mancanegara. Ayo masyarakat kita bersiap untuk menyambut dengan penuh keramahan sebagai ciri khas kita warga Sulawesi Utara,” ajaknya.(nox)