Manado, Multiverum.com – MENGANDALKAN Tuhan Yesus sebagai nahkoda kehidupan, adalah sebuah syarat yang tak bisa ditawar-tawar lagi bagi si cantik bernama Nadine Glory Tumbelaka. Pasalnya, prestasi yang diraihnya itu, adalah berkat dari Tuhan Yesus yang terus menerus memberikan pengetahuan, kesehatan bahkan berkat, termasuk lewat orang tua.

“Penghargaan sebagai juara 1 di angkatan jurusan international business and trade dengan kalangan pelajar international, semester 3 di Ming Chuan University Taiwan, tentunya dipersembahkan buat Tuhan Yesus dan orang tua,” kata putri kedua pasangan Yance Tumbelaka dan Elizabeth Tangos, via WA.

Adik Claudia Tumbelaka yang juga tercatat sebagai mahasiwa akhir di Fu Jen Chatolik University Taiwan, jurusan Food Tecnology ini tentunya bangga, karena mungkin satu-satunya mahasiswa dari Sulawesi Utara yang ada di Taiwan dan meraih prestasi. “Melalui prestasi yang diraih ini, pihak university memberikan saya beasiswa. Puji Tuhan bisa meringankan orang tua yang berjerih lelah membiayai kuliahnya meskipun hanya menjual ikan bakar di Boulevard 2, bernama Bambooden Lily, Kota Manado,” tutur Nadine, yang juga lulusan SDH Holland Village, Paniki, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Bagi si cantik kelahiran 4 Mei 2006 ini, keinginan untuk membanggakan Tuhan dan orangtua murni muncul dalam dirinya, sehingga harus kuliah di Taiwan. “Kuliah di Taiwan merupakan keinginan saya sejak lama. Kesempatan berkuliah di Taiwan membuka begitu banyak peluang dan kesempatan untuk explore hal baru baik di academic sekolah maupun pengalaman non academic,” papar kakaknya Evard Tumbelaka, siswa SMA kelas 1 di Sekolah Dian Harapan (SDH) Village Holand Paniki, polos.

Keinginan kakak Alicia Tumbelaka, siswa SD kelas 3,SDH Ranotana, begitu mulia. Usai kuliah di Taiwan niat Nadine untuk mempraktekkan di Kota Manado. “Untuk masa depan, saya bermimpi untuk membangun sebuah business yang bisa membawa dampak yang baik dan merubah lingkungan sekitar saya, ucap Nadine.

So… Bagaimana dgn generasi muda lainnya yang ada di Sulawesi Utara. Ayoo, bangun daerah kita dengan menimbah ilmu di negara lain, dan tuang segala ilmu itu di daerah kita Sulawesi Utara.(cad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *