Mitra, Multiverum.com – Bupati Mitra, Ronald Kandoli bersama Ketua TP PKK Ibu Stefa Kandoli Antou, serta Wakil Bupati Fredy Tuda didampingi Wakil Ketua TP PKK Ibu Sandra Tuda Kindangen, S.Th, M.Pd menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HUT ke 19 Kabupaten Minahasa Tenggara bertempat di Soekarno Legislative Hall, Ratahan, Senin (25/5-2026).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, SE, didampingi Wakil Ketua Tonny H. Lasut, S.ST, dan Wakil Ketua Katrien Mokodaser, SE.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati  menjelaskan soal kemajuan pesat Bumi Patokan Esa (Sebutan lain daerah Mitra) yang terus berbenah dan bangkit dalam pembangunan daerah. Bupati juga mengingatkan jika peringatan hari jadi ini memuat tiga makna utama, yaitu retrospektif (melihat masa lalu sebagai fondasi), introspektif (mengevaluasi realita hari ini), dan prospektif (mendesain masa depan yang lebih gemilang).

“Kita tidak boleh melupakan sejarah. Berdirinya Kabupaten Minahasa Tenggara 19 tahun lalu merupakan hasil dari tetesan keringat dan pengorbanan para tokoh pejuang pemekaran daerah,” ujar Bupati.

Beliau juga menyampaikan apresiasi tertinggi kepada para pendahulu dan mantan kepala daerah atas warisan semangat mereka. Perlu diketahui, pada periode 2025 hingga awal 2026, Mitra mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dan provinsi di antaranya menjadi satu-satunya daerah atau Kabupaten penerima Penghargaan Kabupaten Anti Korupsi dari KPK RI, Peringkat 1 se-Sulut pada Penilaian MCP KPK Tahun 2025. Nilai SPI tertinggi di Sulut dengan skor 81,12 (Kategori Integritas Tinggi, Potensi Korupsi Rendah), Terbaik 1 Universal Coverage Jamsostek Paritrana Award dan Penghargaan UHC Kategori Pratama.

“Hingga akhir tahun 2025, indikator ekonomi makro Kabupaten Mitra menunjukkan tren penguatan yang signifikan dimana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 73,68 menjadi 74,28, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) melonjak tajam dari 66,12% menjadi 77,88% serta Angka Kemiskinan berhasil ditekan secara signifikan dari 11,72% turun menjadi 10,31%. Di bidang pendidikan, Pemkab Mitra melakukan terobosan berani dengan memotong anggaran seremonial, ATK, perjalanan dinas, dan bimtek. Anggaran tersebut dialihkan langsung untuk pembangunan fisik, menghasilkan 137 sekolah yang berhasil dibangun dan direnovasi.
Pemkab Mitra juga fokus pada penyelesaian proyek infrastruktur strategis sepanjang 2025, mulai dari pelebaran jalan dan trotoar di Ibu Kota Ratahan, penyelesaian Jalan Belang – Moreah, Jalan Tombatu-Silian, hingga akses Ratatotok – Tonsawang – Mundung, serta perluasan jaringan air bersih (SPAM) dan irigasi,” urai Bupati.

Lanjutnya, pada sektor kesehatan, RS Mitra Sehat resmi naik status dari Tipe D menjadi Tipe C, serta rencana pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (LABKESMAS) yang kini sedang diproses Kementerian Kesehatan RI. Di samping itu, layanan darurat Call Center 112 resmi diluncurkan bersamaan dengan penambahan armada pemadam kebakaran.

“Untuk mendukung program Presiden RI, Pemkab Mitra bergerak cepat dengan mengoperasikan 4 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sedang merampungkan 6 dapur tambahan di wilayah 3T.
Inovasi Budaya dan Digitalisasi Pertama di Sulut sektor ekonomi kreatif dan budaya turut mendapat panggung lewat peluncuran Batik Mitra dan Batik Stefa sebagai identitas lokal. Di sisi birokrasi, Pemkab Mitra meluncurkan aplikasi Mitra Tax, SP2D Online, serta menjadi pionir di Sulawesi Utara dalam penerapan digitalisasi BMD melalui e-BMD, SIA-Persediaan, Si-Kendis, e-Rekon, dan e-RKBMD,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Ronald Kandoli mengingatkan seluruh jajaran ASN bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani, bukan dilayani. Beliau juga mengajak masyarakat untuk membuang perbedaan pasca-politik.

“Momentum hari jadi ke-19 ini adalah saat yang tepat untuk merajut kembali tali persaudaraan. Mari bersatu padu, Satu Cita, Satu Jiwa, membangun Minahasa Tenggara yang maju, mandiri, berdaulat, dan sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si, serta sejumlah kepala daerah dan ketua DPRD tetangga seperti Bupati Minsel Frangky Wongkar, SH, Ketua DPRD Bolmut Frangky Chandra, dan Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, Perwakilan Bupati Minahasa Utara serta Minahasa. Forkopimda Mitra diantaranya Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya bersama Ketua Bhayangkari  Mitra, Kejari Minsel Albertus Roni Santiso,SH,MH, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf.Bonaventura Ageng Santoso, juga hadir mewakili Bupati Minahasa Utara dan Mewakil Bupati Minahasa , Anggota DPRD Mitra, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Setda Prov.Sulawesi Utara Drs. Andra K.Mawuntu, Tokoh Masyarakat Mitra Dr.dr Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, Drs.Ronny Gosal,M.Si, Para Pejuang pemekaran Mitra, Sekretaris Daerah David H Lalandos, AP,MM, Ketua DWP Mitra Ibu Lingkan Lalandos Mumekh, SE,MM, Para Asisten Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat Administrator/Fungsional, Para Camat, Lurah/Hukum Tua dan BPD serta Pengurus PKK dan Dharma Wanita dan  sejumlah undangan lainnya.(nox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *